Rabu, 23 Oktober 2013
Huufftttzzzz........
Saat semua ini terjadi pada dy..
Saat itu pula dy mengambil jalan tengah dalam hidup nya.. saat itulah dy mengubah salah satu prinsip yang telah dy jalani..
Mungkin ini adalah jalan yang terbaik untuk dy dan dirinya... Jalan yang selama ini tak pernah terfikirkan dalam hidup dy..
Pagi.. siang.. sore .. dan malam.. dy selalu mencoba untuk tak memikirkan itu semua..
Pagi dalam sepi.. cuma tatapan kosong yang tak berubah..
Siang yang sibuk bagi dy dalam meneruskan kehidupan.. sore yang membosan kan dengan buku² yang tak di mengerti dy..
Malam dengan tatapan kosong lagi seperti saat dy membuka mata di pagi hari...
Semua itu dy lalui.. dy lalui seorang diri..
Tanpa sapaan dirinya lagi.. tanpa pesan dirinya.. Huuufftttzzz...!!!!!
Semua itu begitu berat bagi dy.. kehidupan baru bagi dy.. kehidupan yang tlah membuat dy semakin rapuh..
entah sampai kapan ini semua berakhir.. yang dy tahu cuma jalan.. jalan di antara fatamorgana..
Semua ini seakan semu.. tapi inilah kenyataan yang harus di jalani dy.. kenyataan???? yach.. kenyataaan..
Dy sllu berharap.. entah untuk apa dy berharap.. padahal dy tau harapan untuk dirinya sangatlah tidak baik..
apakah hanya karena kata " Sayang ".. yang membuat dy sllu berharap.. walaupun dy sadar harapan itu sia².. atau pun konsekuensi yang akan tercampakkan dalam hidup untuk kesekian kali..
Entah penyesalan atau Ketidak ikhlasan dy.. yang membuat dy seperti ini.
Jumat, 04 Oktober 2013
klise dia---dirinya... kemarin sekarang dan nanti
Saat janji ini terucap
saat itulah dya menjaga hati dirinya dan disaat itu pula dirinya
menemukan hati yang baru untuk melukai hati dya.
Janji itupun sudah tak tampak berharga. Semua pengorbanan sudah tak ternilai.
Dan saat perbedaan mulai dirinya rasakan, bahwa hati yang dirinya pilih
tidak sebanding dengan yang dirinya sia siakan. Dirinya menoleh kebelakang lagi dan ternyata dirinya
tak
dapati dya
yang menjaga hati dirinya.
Yang tertinggal hanyalah serpihan hati yang telah pecah. Dan sepercik darah.
Walaupun dirinya tau
hati itu pecah tapi dirinya tetap
berusaha memungutnya. Ternyata sakit hati yang terluka tak mampu untuk
mengembalikan dya pada
dirinya. Dengan menahan bekas
luka dya pergi meninggalkan
dirinya. Dan saat itu pula dirinya
meneteskan air mata penyesalan yang tidak dapat mengulang semua yang telah
hancur. Semua hilang bagaikan asap. Hingga dirinya temukan lagi dya tak lagi seperti yang dulu. Dirinya berharap dya kembali tapi luka itu memberikan
gambaran, dirinya tidak akan pernah bisa untuk membuat Dya bahagia......
Jumat, 27 September 2013
Dya... " Jiwa yang pergi terbawa angin timur "
Mimpii…
Itulah cara
Tuhan slama ini berbicara pada dya..
Saat Tuhan
memberikan suatu firasat dalam mimpi malam dya… dya Cuma bisa menangis dan
menangiss..
Dya tau.. ini
bukan yang pertama untuk dya. Sudah kesekian kali dya mengalami ini.
“Terlalu sakit
Tuhan.. “Cuma kata itu yang bisa di ungkapkan dya.. dalam sujudnya.
Sebuah kabar
yang sangat menyakitkan dalam hidup dya..
Sandaran dya
yang selama ini mengkuatkan dya justru merobohkan dya secara perlahan tapi
pasti…
Sakit memang..
tapi apa mau di kata?? Itu sudah garis Tuhan yang harus di lalui oleh dya..
Sebuah kabar
berita dari angin timur yang sebenarnya tak ingin dya hiraukan.. tapi apa boleh
buat kabar itu terdengar juga oleh telinga dya… kabar bahwa jiwa dya yang
dibawa dirinya pergi sudah tergantikan dengan jiwa yang baru..
Dya tidak tahu
siapa jiwa itu..
Tapi dya yakin
kesejatian jiwa itu Cuma milik Dya dan Dirinya.. Dya yakin dirinya melakukan
itu semua karena hasrat nafsu manusia saja..
Tapi
bagaimanapun juga dya tak rela jiwa itu bersanding dengan jiwa yang lain..
Hancur…
Sakittt…. Entah apa lagi yang dya rasakan…
Dan apa pun
yang dya rasakan.. dya harus melewati ini semua. Walaupun sebenarnya dya sudah
rapuh dan tidak tahan dengan semua ini…
Apa yang harus
dya lakukan.. ??? Pergi tak kembali.. Atau mencari pengganti…
Tapi apapun
yang dya lakukan akan sia².. karena separuh hidup dya telah di bawa lari oleh
dirinya.
Dya Cuma bisa
menangis… dan menangis.. walaupun sebenarnya dya sadar untuk menangis pun
percuma.. karena akan sia².. dirinya tetap akan pergi..
Angin timur
telah membawa jiwa dya pergi..
Pergi jauh
meninggalkan dya seorang diri di daratan barat..
Daratan yang
keras dan tak pernah dya mengerti…
Kapan ini
semua berakhir.. Cuma Tuhan yang tahu.. karena Tuhan lah yang sudah
mentakdirkan kehidupan rumit dya.
Sebagai hamba-Nya
dya Cuma bisa berdo’a dan berusaha tidak kembali pada jiwa yang telah pergi di
bawa angin timur..
Biarlah raga
dya mati di daratan barat.. dya sudah tak peduli dengan semua ini.. bagi dya
ini semua sudah berakhir.
Pikiran² dya..
Angan dan Mimpi dya.. Cuma fatamorgana saja..
Selama ini dya
pura² tegar dan ceria.. tapi tahukan mereka semua, kalau jiwa dya sudah mati..
mati tanpa rasa kecuali kepalsuan .. kepalsuan untuk menutupi kesakitan dya..
Apa yang harus
dya katakan pada jiwa lain yang disana yang telah membesarkan dya..
Pasti mereka
kecewa.. sedih… dan itu lah yang malah membuat dya merasakan sakit…
Dan dalam
kebingungan ini dya melangkah seorang diri bersama serpihan jiwa yang telah
hilang…
Dya…
pergilah.. tanpa pesan.. raih senyum itu kembali..
Minggu, 15 September 2013
JIKA DIA BUKAN JODOH KU YA- ALLOH
JIKA DIA BUKAN JODOH KU YA- ALLOH
Jika Dia Bukan Jodoh Ku Ya Alloh..
Pudarkan lah keindahan wajahnya dalam
pandangan ku, aku tidak ingin mencintai orang yang salah.
Sungguh walaupun melupakanya sangat menyakitkan, aku kan
berusaha untuk sanggup..
Gugurkanlah satu persatu dengan perlahan semua kenangan yang
senantisasa melekat erat dalam ingatan ku.
Karena jika semuanya terhapus dalam wakyu sekejab, aku takut itu
akan menyiksa diri ku sendiri..
Jika Dia Buka Jodoh Ku Ya Alloh..
Bantulah aku untuk mencabut perasaan yang tak biasa ini dari dalam
hati ku.
Aku akan merasa bersalah dan mengutuki diri, jika dia yang kini
bersemayam anggun bukanlah Qawwamku..
Aku sadar …. itu tidaklah mudah, karena akarnya telah terlanjur
membumi di hati ku.
Tapi demi KeridhoanMu ya Alloh, apa yang tidak akan ku lakukan..???
Jika Dia Bukan Jodoh Ku Ya Alloh..
Ku mohon jangan Engkau hadirkan dia dalam mimpi² malam ku..
Karena itu akan membuat ku semakin merindukan kehadirannya,
Semakin membuatku berandai-andai dan lalai dari mengingat-Mu..
Jika Dia Bukan Jodoh Ku Ya Alloh..
Jauhkanlah… Jauhkanlah sejauh yang aku butuhkan untuk menjadikan
namanya terdengar biasa saja dalam pendengaran ku.
Karena sungguh atas perasaan ini, aku tak mampu tenang bila
mendengar namanya.
Jauhkanlah sejauh yang aku butuhkan untuk menjadikan wajahnya
terlihat biasa saja bagi netraku..
Karena sungguh atas perasaan ini, hati ku tak bisa bergetar
wajar bila memandang wajahnya.
Dan Jika Dia Bukan Jodoh Ku Ya Alloh..
Dekatkanlah Qawwamku pada ku,agar aku tak menebak-nebak terlalu
lama..
Dia atau Bukan …???
Tapii…
Bila aku boleh meminta ..
Dia adalah Qawwamku .. Ya Alloh…???
Ammin Ya Roballalamin.. InsyaAlloh…
Sabtu, 14 September 2013
Hadiah itu.. Begitu Istimewa... Untuk Dia Dari Dirinya dan Darinya..
Dia begitu bangga dengan tanggal lahirnya..
karena tanggal itu yang membuat semuanya berubah termasuk tahun ini..
Di tanggal itu bulan itu tahun ini.. tiba-tiba saja tanggal itu membalikan dunia dia..
Dia tidak percaya dengan penglihatan dia.. sudah buta kah dia??
atau mata dia mulai rabun..
Tulisan orang itu membuat dunia dia semakin gelap..
Dia tak percaya dengan semua ini.. dia tak yakin itu??
Kata² itu membuat dia lunglai ..
Malam itu langit pun kembali mendung.. dan hujan gerimis..
seakan mengerti isi hati dia..
dia melihat itu seperti nyata..
Dia takut itu semua akan menjadi ilusi atau angin dalam hidup dia..
di saat bingung nya dia..
kenyataan memberikan hal lain, kata² dari dirinya membuat dia geram..
seperti ini kah hidup dia..
ini tak seperti yang dia harapkan.. bahkan mimpi pun tidak..
Dia benar² seperti orang bodoh.. yaa... orang bodoh yang sama sekali tak mengerti apa²..
tak ada yang bisa dia harapkan lagi.. selain melanjutkan perjalanan ini seorang diri..
Dia akhirnya berlalu.. berlalu tanpa pesan untuk dirinya dan dirinya..
dengan bijaksana dia mengundurkan diri dari persaingan waktu untuk dirinya..
Dengan senyum dan kemantapan hati.. dia balik ke depan dan berjalan perlahan sambil meneteskan air mata yang kesekian kali untuk dirinya..
Kosong
Ada satu tempat yang belum terisi dalam kehidupan dia.. sebuah kekosongan dalam jiwa dia..
Jiwa yang dulu pernah terisi tapi blum sempurna, kini kembali terkosongkan..
Entah sampai pada titik mana dia mencari dalam ketidakpastian hidup... perlahan tapi pasti dia udah merasa bosan dan jenuh dengan kekosongan ini.
Tapi apa boleh buat dia harus tetap bertahan pada kekosongan ini demi masa depan dia.. Masa depan dia dan Janji dia pada alm.Ayah dia...
Dia mulai belajar tantang arti kekosongan ini.. sebuah arti yang akan membawa dia pada sebuah titik tengah jalan kehidupan dia...
Sabtu, 29 Juni 2013
Arhuayna Piccu: Tak ada kabar..... dia untuk dirinya
Arhuayna Piccu: Tak ada kabar..... dia untuk dirinya: Cukup lama juga dia tak pernah mendengar kabar tentang dirinya.. Dia cukup tau diri untuk tak menghubunginya.. ke egoisan sudah mengu...
Langganan:
Postingan (Atom)




