Follow by Email-facebook-twitter-Scribd-Google+

Kamis, 14 Februari 2013

Mawar Hitam....


Saat janji ini terucap saat itulah aku menjaga hatimu dan disaat itu pula kau menemukan hati yang baru untuk melukai hati ini. Janji itupun sudah tak tampak berharga. Semua pengorbanan sudah tak ternilai. Dan saat perbedaan mulai kau rasakan, bahwa hati yang kau pilih tidak sebanding dengan yang kau sia siakan. Kau menoleh kebelakang lagi dan ternyata tak kau dapati Aku yang menjaga hatimu. Yang tertinggal hanyalah serpihan hati yang telah pecah. Dan sepercik darah. Walau Aku tau hati itu pecah tapi Aku tetap berusaha memungutnya. Ternyata sakit hati yang terluka tak mampu untuk mengembalikannya padamu. Dengan menahan bekas luka Aku pergi meninggalkanmu. Dan saat itu pula kau meneteskan air mata penyesalan yang tidak dapat mengulang semua yang telah hancur. Semua hilang bagaikan asap. Hingga kau temukanku lagi. Aku tak lagi seperti yang dulu. Kau berharap Aku kembali tapi,luka itu memberikan gambaran, kau tidak akan pernah bisa untuk membuat Ku bahagia....
Aku yang sekarang sudah menjadi mawar hitam.. 
cuma bisa berharap ada yang menemukan ku..dan membawa ku pulang...
Tapi adakah orang yang mau dengan mawar hitam..
mawar hitam yang di penuhi duri tajam.. 
dan tumbuh di pinggir jalan.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih... \^.^/